Semakin lama, iBook ini semakin membuatku terpesona.

iBook yang kupakai adalah model jadul:
Prosesor: PowerPC G4 1,33 GHz
Memori: 1 GB DDR SDRAM
Sistem operasi bawaan: Mac OS X 10.4.2 (Tiger) dengan kernel Darwin 8.2.1
Karena Mac OS X adalah turunan dari BSD yang masih bersaudara dengan GNU/Linux, maka tidak terlalu rumit untuk beradaptasi. Namun untuk GUI, awalnya sempat membuat bingung. Kernel Linux yang mendukung PowerPC yang kutahu baru Debian. Repositori di Indonesia belum kutemui.
Banyak orang ingin menggaet adik-adiknya. Katanya sih lebih cakep.
Om Steve memang hebat! Bukan sekedar teknologi, melainkan juga fesyen.
Di Plaza Ambarrukmo pun akan dibuka “butik” Apple yang katanya terbesar & terlengkap. Entahlah, “ter” se-Jateng-DIY atau Indonesia?
Meskipun begitu, aku tetap menginginkan ![]()
Bagiku, ThinkPad tetap lebih keren.
Mobil mewah eropa juga masih kalah keren daripada mobil Jepang. *Asal Prius atau Lexus.*
15 April 2008 pukul 13:30 |
ThinkPad dan Mackbook.. sama-sama yang kuincer juga…
15 April 2008 pukul 14:22 |
idem ma fathir
16 April 2008 pukul 08:28 |
idem juga
, macbook ga dapet ya thinkpad
20 April 2008 pukul 21:42 |
wah gadget nya bikin ngiler neh
12 Mei 2008 pukul 00:11 |
bukannya repo debian ada di kambing.ui.edu ?
6 Juni 2008 pukul 18:07 |
di lab aku dapet thinkpad loh…
tapi masih nyaman pake vaio… hehehe
secara di rumah adanya hanya vaio hahaha
21 Juni 2008 pukul 06:06 |
Somehow i missed the point. Probably lost in translation
Anyway … nice blog to visit.
cheers, Voodoo!!!